Tips Hemat Renovasi

Rumah Si Kecil
Agustus 31, 2018
Bob Marley Ada Di Kamarku
September 1, 2018
Show all

Tips Hemat Renovasi

Apakah Anda berencana melakukan renovasi rumah? Ah, Anda pasti langsung terpikir anggaran. Merenovasi rumah memang butuh biaya tidak sedikit.

Apalagi jika renovasi yang Anda rencanakan juga mencakup perluasan bangunan atau menambah jumlah kamar. Faktor biaya inilah yang umumnya menjadi kendala banyak pemilik rumah.

Pilihan Dana Renovasi Rumah

Sebenarnya ada banyak cara mudah untuk mendapatkan dana renovasi rumah. Kemungkinan yang paling dekat misalnya, Anda bisa mengandalkan bonus akhir tahun.

Namun Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas kredit dari berbagai bank. Anda bahkan bisa memanfaatkan fasilitas kredit BPJS Ketenagakerjaan. Syaratnya, calon kreditur merupakan karyawan yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal lima tahun.

Begitupun, renovasi rumah harus dipersiapkan secara cermat. Tanpa perencanaan yang detil, biaya bisa membengkak. Anda perlu merencanakan anggaran dana dan pos-pos pengeluaran agar anggaran tidak melebar ke hal-hal yang tidak penting. (baca ini jika ingin punya rumah sebelum menikah )

Agar tidak bingung bagaimana menekan biaya perbaikan rumah, ikuti trik-trik hemat berikut ini,

1. Tentukan Titik Renovasi Rumah dan Buat Skala Prioritas

Untuk menghindari pengeluaran yang melebar, Anda harus meneliti bagian mana saja yang perlu direnovasi terlebih dahulu.

Kalau sudah begini, Anda harus fokus untuk melakukan renovasi rumah di bagian-bagian tersebut. Titik prioritas. Itu kata kunci agar anggaran renovasi rumah Anda tidak melebar ke mana-mana.

Ini harus menjadi patokan sehingga anggaran Anda tidak melebar ke bagian-bagian yang sebenarnya tidak terlalu mendesak.

Saat dihadapkan pilihan, apakah harus memperbaiki atap yang bocor atau menambah satu kamar, Anda tentu langsung tahu mana yang harus didahulukan.

Pastikan Anda disiplin terhadap skala prioritas tersebut. Jangan sampai tergoda di tengah jalan untuk merambah hal lain yang tidak diperlukan. Karena kalau sudah begitu, Anda bisa mengalami overbudget.

2. Buat Rencana Anggaran Biaya (RAB) Renovasi Rumah

Agar pos-pos pengeluaran untuk renovasi rumah sesuai dengan porsinya, Anda harus membuat rencana anggaran biaya alias RAB secara cermat dan teliti.

Perincilah komponen kebutuhan biaya yang meliputi biaya material bangunan, upah pekerja, dan biaya lainnya. Jangan lupa untuk menyisihkan dana untuk biaya darurat yang tidak terduga.

RAB renovasi rumah harus dibuat berdasarkan jenis material dan komponen pekerjaan. Jika merasa kesulitan dalam membuat perhitungan biaya, Anda bisa berkonsultasi kepada ahlinya.

Pastikan dalam pemilihan material bangunan, upah tukang atau kontraktor, dan proses renovasi selalu berpatokan pada dana yang sudah dianggarkan.

3. Manfaatkan Struktur Lama

Untuk menekan pengeluaran, sebisa mungkin gunakan struktur bangunan yang sudah ada seperti kolom, balok, dan pondasi, sehingga tidak perlu membuat baru lagi. Pembuatan struktur baru akan memakan biaya dan waktu terutama bila memakai beton.

Keselamatan Penghuni Harus Diutamakan

Perlu diingat, meskipun renovasi rumah Anda dibatasi budget yang minim, bukan berarti keselamatan Anda dan keluarga dinomorduakan. Mencari bahan termurah boleh saja, tapi kualitas tetap harus nomor satu. Apalagi untuk bahan material seperti pipa, atap, fondasi, dan rangka atap. Material-material ini harus sesuai dengan standar kualitas. Selamat merenovasi, selamat memberi wajah baru pada rumah kesayangan!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *