Memahami estimasi biaya renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai sering jadi titik awal yang bikin banyak orang maju atau justru mundur sebelum mulai. Banyak yang mengira biayanya pasti mahal tanpa tahu cara menghitungnya secara realistis. Padahal, dengan strategi yang tepat, renovasi bisa disesuaikan dengan budget tanpa harus mengorbankan kualitas.
Kebutuhan ruang yang semakin bertambah membuat renovasi menjadi solusi cerdas dibanding pindah rumah. Apalagi jika lokasi rumah sudah strategis dan nyaman untuk keluarga. Artikel ini akan membantu Anda memahami rincian biaya, cara menghitung, hingga tips hemat agar renovasi tetap terkendali.
Cara Menghitung Estimasi Biaya Renovasi 1 Lantai Menjadi 2 Lantai
Sebelum masuk ke rincian biaya, penting memahami rumus dasar dalam menghitung renovasi agar tidak salah perhitungan.
Secara umum, ada tiga metode utama:
- Borongan penuh (all-in):
Total Biaya = Harga per m² × Luas bangunan - Tukang harian:
Total Biaya = Material + (Upah × Hari kerja) - Penambahan lantai:
Total Biaya = Luas lantai baru × Harga per m²
Harga renovasi rumah saat ini berada di kisaran Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per m², tergantung spesifikasi material dan tingkat kesulitan pekerjaan.
Estimasi Rincian Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai
Berikut gambaran estimasi biaya komponen utama:
| Item Pekerjaan | Estimasi Harga |
| Dak beton | Rp820.000 – Rp845.000/m² |
| Dinding hebel | Rp65.000/m² |
| Plester & acian | Rp55.000/m² |
| Struktur kolom & balok | Rp4.900.000/m³ |
| Pondasi | Rp2.300.000/m² |
| Lantai keramik | Rp210.000/m² |
| Plafon gypsum | Rp135.000/m² |
| Rangka atap | Rp150.000/m² |
| Instalasi listrik | Rp1.500.000/titik |
| Plumbing | Rp1.300.000/titik |
Estimasi Total Berdasarkan Tipe Rumah
- Tipe 36: Rp126 juta – Rp144 juta
- Tipe 45: Rp157 juta – Rp180 juta
- Dan pada Tipe 72: Rp252 juta – Rp288 juta
Biaya ini bersifat estimasi dan bisa berubah tergantung lokasi, material, dan desain.
Faktor Penting yang Mempengaruhi Biaya Renovasi
Sebelum mulai renovasi, ada beberapa faktor utama yang harus Anda pahami.
1. Kekuatan Struktur Bangunan

Struktur rumah lama harus dicek terlebih dahulu sebelum menambah lantai. Jika pondasi tidak kuat, maka perlu penguatan tambahan yang tentu menambah biaya.
- Pondasi lama sering tidak dirancang untuk 2 lantai
- Perlu evaluasi oleh tenaga ahli
- Bisa membutuhkan pembongkaran sebagian
Hal ini sering menjadi biaya tersembunyi yang tidak diperhitungkan sejak awal. Maka dari itu, survei awal sangat penting dilakukan.
2. Luas Bangunan yang Ditambah

Semakin luas area yang direnovasi, semakin besar biaya yang dibutuhkan. Penambahan lantai penuh tentu lebih mahal dibanding sebagian.
- Hitung luas secara detail
- Sesuaikan dengan kebutuhan ruang
- Hindari over budget dengan desain efisien
Perencanaan yang matang akan membantu menekan biaya tanpa mengurangi fungsi ruang.
3. Jenis Material yang Digunakan

Material menjadi faktor paling fleksibel dalam menentukan budget. Anda bisa memilih material standar hingga premium.
- Material standar lebih ekonomis
- Material premium lebih tahan lama
- Kombinasi bisa jadi solusi terbaik
Pemilihan material yang tepat bisa menghemat hingga puluhan juta rupiah.
4. Sistem Pengerjaan Tukang

Pemilihan sistem kerja sangat berpengaruh pada total biaya.
- Borongan harian lebih fleksibel
- Borongan jasa lebih terkontrol
- Dan untuk Borongan penuh lebih praktis
Setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus disesuaikan dengan kondisi Anda.
5. Desain dan Kompleksitas Bangunan

Pada Desain rumah minimalis tentu lebih hemat dibanding desain kompleks.
- Desain simpel menekan biaya
- Banyak ornamen meningkatkan harga
- Struktur rumit butuh tenaga ahli
Semakin rumit desain, semakin tinggi biaya pengerjaan.
Estimasi Biaya Renovasi Per Ruangan
Jika budget terbatas, Anda bisa melakukan renovasi bertahap.
Kamar Tidur

- Rp2,5 juta – Rp5 juta per m²
- Tergantung kondisi awal
- Bisa lebih hemat jika hanya finishing
Ruang Tamu

- Sekitar Rp9 jutaan
- Termasuk dekorasi dan tenaga kerja
- Bisa disesuaikan dengan konsep minimalis
Dapur

- Mulai Rp8 jutaan
- Tergantung kitchen set
- Material sangat mempengaruhi harga
Kamar Mandi

- Sekitar Rp5–6 jutaan
- Tergantung sanitary
- Renovasi ringan bisa lebih murah
Berapa Lama Renovasi Rumah 2 Lantai?
Durasi renovasi tergantung skala proyek.
- Renovasi ringan: 1–2 bulan
- Renovasi sedang: 2–4 bulan
- Dan untuk Renovasi besar: 4–6 bulan
Semakin kompleks pekerjaan, semakin lama waktu pengerjaan.
Saatnya Wujudkan Rumah Impian Tanpa Ribet dan Tanpa Over Budget
Renovasi rumah bukan sekadar membangun ulang, tetapi investasi jangka panjang untuk kenyamanan keluarga. Dengan perhitungan yang tepat dan dukungan tenaga profesional, Anda bisa mendapatkan hasil maksimal tanpa pemborosan.
Percayakan renovasi rumah Anda kepada ANEKON RENOVASI, jasa renovasi rumah #1 di Malang dan sekitarnya yang siap membantu mulai dari desain hingga pengerjaan. Nikmati layanan lengkap seperti cor dak lantai, pemasangan kanopi, kitchen set, hingga interior dengan kualitas terbaik. Kunjungi website resmi: https://anekonrenovasi.com/ atau Konsultasi langsung via WhatsApp:
Chat langsung lewat WhatsApp:
Dapatkan GRATIS survey & RAB, progress report mingguan, serta garansi pengerjaan. Jangan tunggu sampai biaya makin naik—mulai renovasi sekarang dengan partner yang tepat!




